Ketua Umum FDM Ikuti ToT Da’i FESYAR Sumatera 2026 di Palembang

waktu baca 2 menit
Kamis, 4 Jun 2026 08:53 9 Muhammad Furqan

Lhokseumawe — Ketua Umum Forum Dai Milenial (FDM), H. Akbar Miswari, S.Sos., bertolak menuju Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Da’i dalam rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Regional Sumatera 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

Keberangkatan dilakukan melalui Bandara Internasional Kuala Namu Medan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang bersama delegasi lainnya dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe. Selama kegiatan berlangsung, peserta dijadwalkan menempati Hotel Santika Radial Palembang sebagai lokasi akomodasi peserta ToT.

Keikutsertaan H. Akbar Miswari pada kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas dai dalam memahami dan menyebarluaskan nilai-nilai ekonomi serta keuangan syariah kepada masyarakat.

H. Akbar Miswari, S.Sos., Ketua Umum Forum Dai Milenial (FDM) sekaligus peserta ToT Da’i perwakilan KPwBI Lhokseumawe, menyampaikan bahwa peran dai saat ini perlu diperluas, tidak hanya pada aspek dakwah konvensional, tetapi juga pada penguatan literasi ekonomi umat.

“Kami melihat bahwa tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Dai tidak hanya dituntut mampu menyampaikan nilai-nilai keislaman di mimbar, tetapi juga harus memahami persoalan umat secara luas, termasuk ekonomi dan keuangan syariah. Melalui ToT ini, kami berharap dapat memperkuat kapasitas diri, memperluas jaringan, dan menghadirkan dakwah yang lebih solutif bagi masyarakat,” ujar H. Akbar Miswari.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam penguatan sumber daya manusia untuk mendukung perkembangan ekosistem ekonomi syariah.

Di samping itu, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kapasitas dan kompetensi peserta agar mampu menjadi garda terdepan dalam mengedukasi serta mensyiarkan implementasi nilai-nilai ekonomi dan keuangan syariah.

FESYAR Regional Sumatera 2026 sendiri menjadi salah satu agenda strategis dalam mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi syariah melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan literasi, serta transformasi digital yang berkelanjutan.

Dengan keikutsertaan pada kegiatan tersebut, diharapkan lahir kontribusi nyata dalam memperkuat peran dai sebagai penggerak literasi ekonomi syariah di tengah masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA