Tu Bulqaini Tegaskan: Gabung PKB, H. Sibral Malasyi Tetap Ketua PAS Pidie Jaya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Apr 2026 17:54 39 Admin

MEUREUDU – Ketua Partai Aceh Sejahtera (PAS) Aceh, Tu Bulqaini, menegaskan bahwa bergabungnya H. Sibral Malasyi dalam kepengurusan DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh periode 2026–2031 tidak menimbulkan persoalan secara kelembagaan. Ia memastikan, posisi H. Sibral sebagai Ketua PAS Kabupaten Pidie Jaya tetap sah dan tidak berubah.

Menurut Tu Bulqaini, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik yang telah diatur dan dibenarkan dalam regulasi, khususnya dalam kekhususan sistem politik di Aceh. “Ini bukan pelanggaran dan bukan pula bentuk meninggalkan partai. Justru ini bagian dari mekanisme yang sah secara hukum. H. Sibral tetap menjabat sebagai Ketua PAS Pidie Jaya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh serta Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2007 tentang Partai Politik Lokal, secara jelas diatur bahwa keanggotaan partai politik lokal dapat dirangkap dengan keanggotaan pada partai politik nasional.

Lebih lanjut, Tu Bulqaini menilai fenomena ini sebagai bentuk kolaborasi politik yang konstruktif antara partai lokal dan nasional. Menurutnya, sinergi tersebut justru dapat memperkuat posisi kader dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat secara lebih luas.

“Kolaborasi seperti ini sudah sering terjadi dan terbukti mampu memperkuat peran politik kader, apalagi hubungan antar partai juga telah terbangun sejak momentum Pilkada sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, isu yang menyebutkan H. Sibral Malasyi keluar dari PAS sempat beredar di tengah masyarakat. Namun informasi tersebut dibantah oleh Zikrillah, mantan Liaison Officer (LO) SABAR, yang menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Diketahui, kerja sama antara PAS, PKB, dan PAN telah terjalin sejak Pilkada 2024, yang mengantarkan pasangan H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya periode 2025–2030.

Menutup pernyataannya, Tu Bulqaini mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak berdasar serta tetap menjaga situasi daerah yang kondusif.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA