BANTEN — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi penghormatan terakhir bagi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Lebanon.
Upacara penghormatan berlangsung khidmat di Ruang Tengah Terminal VIP Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Dalam suasana penuh duka, Presiden memberikan penghormatan kepada tiga jenazah prajurit terbaik bangsa: Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.
Dengan penuh empati, Presiden Prabowo juga menyempatkan diri menyapa dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus penghargaan atas pengabdian para prajurit yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia.
Setelah prosesi penghormatan, ketiga jenazah diberangkatkan untuk menjalani upacara persemayaman sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan.
Sebelumnya, penghormatan awal telah dilakukan di Bandara Internasional Rafic Hariri pada Kamis (2/4/2026), dipimpin langsung oleh Komandan Pasukan UNIFIL. Jenazah kemudian tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.20 WIB.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam prosesi tersebut, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menko Polhukam Lodewijk Freidrich Paulus, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa misi perdamaian dunia menuntut pengorbanan yang tidak sedikit. Tiga prajurit TNI tersebut telah menunaikan tugas tertinggi seorang tentara—mengabdi hingga akhir hayat demi kemanusiaan dan stabilitas global. Jasa dan pengorbanan mereka akan selalu dikenang sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Tidak ada komentar